Praktik GCG ABM Investama Raih Penghargaan Terbaik

Uncategorized201 Dilihat

Emiten investasi di bidang pertambangan terintegrasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM) masuk ke dalam 100 perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan tingkat kapitalisasi menengah (Middle Capitalization). Perusahaan yang berkode saham ABMM ini pun berhasil masuk ke dalam Top 10 Capitalization Public Listed Company di ajang the 14th IICD Corporate Governance Award.

ABM juga dianugerahi penghargaan Best Non Financial Sector untuk kategori GCG terbaik di kalangan perusahaan publik non finansial yang tercatat di BEI. Apresiasi yang diraih ABM merupakan penghargaan kedua yang didapat perusahaan.

“Penghargaan yang diraih ABM Investama saat ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam melaksanakan GCG sejak IPO di 2011. Ke depan, perusahaan akan terus melanjutkan misinya untuk terus memprioritaskan ekosistem keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur ABM Haris Mustarto, Rabu (20/09/2023).

Menurut Haris, Good Corporate Governance dan sustainability harus menjadi bagian dari jati diri ABM. Dengan demikian, ABM dapat menghadirkan energi yang memberdayakan itu secara berkelanjutan dari generasi ke generasi.

“ABM menghadirkan energi yang mendorong perkembangan masyarakat dan kemajuan peradaban. Sumber daya alam yang kami kelola dengan pendekatan strategi Mining Value Chain memastikan jutaan masyarakat Indonesia dan dunia memperoleh energi yang kita butuhkan untuk kehidupan sehari-hari, katanya.

Komitmen tersebut membawa ABM sukses membawa perusahaan meraih penghargaan dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IIDC). Penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan kepada perusahaan publik tercatat dengan kapitalisasi besar (BigCap) dan kapitalisasi menengah (MidCap) yang telah menerapkan praktik tata kelola perusahaan dengan baik. 

Dalam penilaian award tersebut menggunakan metode penilaian berdasarkan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dan melakukan seleksi terhadap 200 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lalu penyelenggara membaginya ke dalam dua kategori, yakni 100 perusahaan BigCap dan 100 perusahaan MidCap. 

Baca Juga  Halal Expo Indonesia Fasilitasi Pelaku Usaha Ekspansi ke Pasar Global

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *