Potensi Cuan Tatkala IHSG Berpeluang Menguat di Awal Pekan

Uncategorized118 Dilihat
Layar elektronik di Main Hall BEI menyajikan harga-harga saham pada Jumat, 5 Januari 2024. (Foto : Vicky Rachman/SWA

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu ditutup naik sebesar 0,29% . Investor asing tercatat masih  net buy Rp 1,12 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM dan UNTR. Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst PT BNI Sekuritas mengatakan IHSG pada hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan jika berhasil break di 7.250 poin. “Level resistance 7.270 hingga 7320 poin dan support pada rentang 7.200-7.220 poin,” ujar Fanny pada risetnya di Jakarta, Senin (15/1/2024).

Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street, New York ditutup nyaris mendatar pada akhir perdagangan Jumat (12/1/2024) waktu setempat karena laporan laba bank yang beragam mengimbangi rilis inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan. Dow Jones ditutup turun 0,31%, S&P 500 naik 0,08%, dan Nasdaq menguat tipis 0,02%. Data menunjukkan harga produsen AS (PPI) secara tak terduga turun pada Desember 2023 karena harga barang seperti makanan dan bahan bakar diesel menurun

Harga jasa tidak berubah selama tiga bulan berturut-turut, berbeda dengan angka inflasi konsumen yang lebih tinggi dari perkiraan pada rilis Kamis. Ekspektasi penurunan suku bunga setidaknya 25 basis poin oleh The Fed pada Maret 2024 naik menjadi 79,5%, menurut FedWatch Tool CME, dari 73,2% di sesi sebelumnya.

Pelaku pasar mencermati data inflasi AS yang naik di atas proyeksi pada Des 2023, melampaui target The Fed. Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis pekan lalu, indeks harga konsumen di AS naik 3,4% (YoY) pada Des 2023. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pada November 2023 yang sebesar 3,1%. Indeks Nikkei 225 melonjak 1,50%, Topix menguat 0,45%, sementara indeks Kospi turun 0,60 %, dan Shanghai melemah 0,16%.

Baca Juga  Realme Catat Penjualan Capai 200 Juta Unit Secara Global

Melonjaknya Nikkei seiring meredanya kekhawatiran pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank of Japan dan kembalinya investor asing ke pasar saham Jepang. Di China, IHK turun 0,3% (YoY) pada Des 2023 atau turun tiga bulan berturut-turut dan menjadi yang terpanjang sejak Okt 2009, lebih kecil dari perkiraan pasar yang sebesar 0,4%.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Senin ini;

1. BBNI: speculative buy.

Beli di Rp 5.550, cutloss jika break di bawah Rp 5.500.

Jika tidak break di bawah Rp 5.500, potensi naik dengan target jual di Rp 5.700-5.750 pada jangka pendek atau short term.

2. AMRT: speculative buy.

Beli di Rp 2.600, cutloss jika break di bawah Rp 2.560.

Jika tidak break di bawah Rp 2.560, potensi naik dengan target jual di Rp 2.670-2.700 short term.

3. BRPT: buy on weakness.

Beli di Rp 1.050, cutloss jika break di bawah Rp 1.000.

Jika tidak break di bawah Rp 1.000, potensi naik dengan target jual di Rp 1.080-1.120 short term.

4. BUKA: speculative buy.

Beli di Rp 200, cutloss jika break di bawah Rp 196.

Jika tidak break di bawah Rp 196, potensi naik dengan target jual di Rp 207- 214 short term.

5. TOWR: speculative buy.

Beli di Rp 970, cutloss jika break di bawah Rp 950.

Jika tidak break di bawah Rp 970, potensi naik dengan target jual di Rp 1.000- 1.020 short term.

6. CPIN: speculative buy.

Beli di Rp 4.600, cutloss jika break di bawah 4,500.

Jika tidak break di bawah Rp 4.500, potensi naik dengan target jual di Rp 4.720-4.770 short term.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *