Perangkat Lunak Analisis Ritel Asal Singapura Hadir di Indonesia

Uncategorized140 Dilihat

Whale, perusahaan perangkat lunak analisis ritel berbasis di Singapura mengumumkan ekspansinya ke pasar Indonesia. Perusahaan yang didirikan tahun 2017 dan berkantor pusat di Singapura itu baru-baru ini menyelesaikan putaran penggalangan dana Seri C dengan dukungan dari Temasek dan investor lainnya.

Perusahaan asing ini berambisi akan mewujudkan kebutuhan di masa depan untuk analisis dan operasi ritel. Sebagai co-pilot Artificial Intelligence (AI) ruang ritel, Whale akan membantu perusahaan mengembangkan ruang ritel mereka. Pada event pertama di Indonesia, Whale berkeja sama dengan Plug and Play Tech Center Indonesia sebagai co-host.

Jia Chai Low, Director Bussines Development Whale mengatakan, pihaknya engkhususkan diri dalam teknologi pemasaran dan digitalisasi operasi toko untuk toko ritel, dengan misi memberdayakan pertumbuhan bisnis.

Dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang penting – AI, IoT, dan Data, Whale memungkinkan toko ritel ataupun brand dengan kemampuan Actionable Insights dan Operation Automation untuk mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi bisnis, dan menjalin hubungan yang berarti dengan pelanggan, mendorong digitalisasi di semua titik kontak dengan pelanggan untuk toko ritel dan brand internasional. “Jadi kami akan menyebut diri sebagai co-pilot AI untuk ruang ritel. Kami memanfaatkan Al dan big data untuk membantu bisnis dalam menghemat waktu dan sumber daya,” ujarnya.

Kelvin Pangeran, Direktur Pengembangan Bisnis Indonesia mengatakan, salah satu inovasi dari Whale yakni platform SaaS 2.0, berupa AI yang mengolah video dari kamera yang biasa digunakan di toko-toko. Lewat kamera ini AI dari Whale akan memproses dan menghasilkan data pelanggan. “Dalam hal akurasi, kami mencapai 95% untuk skenario laboratorium, dan 99% untuk scenario nyata di toko. Kami juga mendapatkan wawasan seperti jenis kelamin, usia, ukuran kelompok, semisalnya satu orang, dua orang atau tiga orang dan selebihnya,” ujarnya.

Baca Juga  Kolaborasi Ini Perkuat Ekosistem Mobil Bekas di Indonesia

Kelvin menuturkan, kehadiran Whale di Indonesia menghadirkan analitik ritel mutakhir dan praktik terbaik di industry ritel ke dalam ekonomi Indonesia yang berkembang pesat. Seiring dengan pertumbuhan sektor ritel di Indonesia, Whale memperluas misinya untuk membantu memberdayakan para pemimpin ritel, tim analitik data, dan profesional TI dengan alat dan wawasan pengunjung atau pembeli paling canggih untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi.

Dalam riset dan analisis pasar kami yang ekstensif, pihaknya belum menemukan solusi yang ada di Indonesia yang menawarkan layanan komprehensif seperti yang kami sediakan, terutama solusi yang telah terbukti berpengalaman dalam bekerja sama dengan jaringan toko. “Perangkat lunak berbasis AI kami dirancang secara unik untuk mengoptimalkan operasi toko, memberikan tingkat wawasan pengunjung atau pembeli dan efisiensi yang saat ini belum ada tandingannya di pasar,” ujarnya.

Christina Liu, Marketing Manager Whale Indonesia mengungkapkan, Whale telah menjadi yang terdepan dalam bidang analitik ritel di Asia, membantu lebih dari 1.000 brand dan bisnis ritel global dalam memberikan wawasan pengunjung dan mengoptimalkan operasi toko fisik mereka di berbagai industri, termasuk otomotif, fashion dan kosmetik, serta restoran.

Untuk melakukan hal ini, Whale menawarkan empat platform SaaS transformatif, masing-masing bertindak sebagai AI Copilot, yang dirancang untuk meningkatkan berbagai aspek operasi ruang fisik ritel:
pertama, Whale SpaceSight. Kedua, Whale Echo. Ketiga, Whale Cast. Keempat, Whale Harbor.

Manager International Program Plug and Play Tech Center Indonesia Amelia Permata menambahkan, pihaknya selaku perusahaan Co-host Whale di Indonesia telah lama bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan asal Singapura.

“Teknologi Singapura dan Indonesia berkembang pesat. Jadi, Whale adalah salah satu startup yang paling banyak diminati dalam program Global Innovation Alliance bulan lalu. Dan itulah mengapa kami senang bisa mendukung mereka dan semoga kami bisa membawa pertumbuhan inovasi tidak hanya di Singapura tapi juga untuk Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  CEPI dan Bio Farma Genjot Produksi Vaksin untuk Kawasan Global Selatan

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *