Ini Dia CEO Terbaik Versi SWA dan Dunamis

Uncategorized107 Dilihat

SWA Media Group bersama Dunamis Organization Services selaku pemegang lisensi FranklinCovey di Indonesia kembali mengadakan survei ‘Indonesia Best CEO 2023’. Survei prestisius yang telah digelar ke-19 kalinya ini diikuti oleh 30 perusahaan dari kalangan BUMN, swasta nasional dan multinasional. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022 yang diikuti oleh 23 CEO.

Pemimpin Redaksi Majalah SWA Sujatmaka mengatakan, CEO yang terpilih dalam Indonesia Best CEO 2023 merupakan pemimpin bisnis yang berhasil membawa perusahaan mereka tetap berdiri kokoh, bahkan tetap tumbuh di tengah terjangan disrupsi teknologi dan tantangan bisnis.

“Tidak mudah meyakinkan atau mendapat peserta CEO yang bersedia dinilai kinerjanya di tengah kondisi yang sangat menantang saat ini. Akan tetapi, para peserta yang mengikuti survei ini berhasil membuktikan dan mereka bukan sembarang CEO, mereka adalah pemimpin pasar di sektornya masing-masing yang berasal dari perusahaan multinasional, swasta nasional, dan kalangan BUMN,” ungkapnya dalam acara penghargaan 19th Indonesia Best CEO 2023 di Hotel Shangri-La, Jakarta (31/01/2023).

Seperti tahun sebelumnya, pemilihan Indonesia Best CEO 2023 dilakukan melalui survei dengan menggunakan pendekatan The 4 Essential Roles of Leadership. Pendekatan yang dikembangkan oleh FranklinCovey ini meliputi empat peran kepemimpinan: Inspire Trust (membangun kepercayaan pada karyawan di tengah perubahan agar perusahaan survive), Create Vision (kemampuan mengkreasikan purpose/tujuan), Execute Strategy (kemampuan mengeksekusi strategi), dan Coach Potential (kemampuan menempatkan orang-orang yang tepat di organisasi dan memberi kesempatan karyawan untuk berkontribusi).

Responden yang dipilih adalah karyawan perusahaan yang dipimpin oleh CEO tersebut, yang berada di level 3-4 di bawah CEO. Di samping itu, kinerja perusahaan yang mereka pimpin pada 2022 dan 2023 (per Juni atau September 2023) juga dipertimbangkan dalam menentukan siapa saja CEO yang berhak menyandang predikat Best CEO tahun 2023.

Baca Juga  Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi

Tahun ini ada empat kategori yang diberikan oleh SWA dan Dunamis, pertama Best CEO with Distinction. Pemenangnya antara lain ada Edison Manalu, CEO PT Mount Scopus Indonesia (The Harvest Group); Irianto Santoso, Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk.; Edhi Tjahja Negara, Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk.; Vikram Sinha, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo Hutchison; serta Handojo Gunawan Kusuma, Presiden Direktur PT AXA Mandiri Financial Services (Axa Mandiri).

Kategori kedua adalah Best CEO in Leading Company. Pemenangnya antara lain Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional; Iman Rachman, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia; dan William Lumentut, Presiden Direktur PT Bentoel Internasional Investama Tbk (Bentoel Group).

Kategori ketiga yaitu Best CEO in Emerging Growth Company di antaranya Kany Virgo Soemantoro, Presiden Direktur PT Nusa Selaras Indonesia (Nu Skin) Indonesia, Filipina, Malaysia & Brunei; Rizka Wahyu Romadhona, CEO & Founder PT Agrinesia Raya; Ricky Surya Prakasa, MBA, Presiden Direktur PT MECCAYA; Bambang Pediantoro, SE, MM, CPHR, Direktur Utama PT Unisia Medika Farma (Rumah Sakit JIH); dan Rakhmad Tunggal Afifuddin, Direktur Utama PT Finnet Indonesia.

Kemudian, Kresna Adiprawira, Direktur Utama PT Data Sinergitama Jaya Tbk (Elitery) dan Deni Asy’ari, MA Datuak Marajo, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media (Suara Muhammadiyah) mendapat penghargaan dalam kategori Best CEO with Special Recognition.

Tommy Sudjarwadi, Chief of Training Officer Dunamis Organization Services dan Head of FranklinCovey Indonesia menjelaskan, dalam dunia bisnis yang berubah begitu cepat, dibutuhkan pemimpin bisnis yang adaptif dan lincah. Tidak hanya itu, para pemimpim bisnis harus mendorong perusahaan untuk berani mengambil risiko dan berinovasi.

Baca Juga  Jakarta Tourist Pass Dikenalkan Bank DKI Lewat Festival Malam Muda Mudi

“Orientasinya saat ini harus siap berubah dan fokus pada jangka pendek, karena ini survival. Jangka pendeknya ini harus di walk out dengan baik dan mendetail. Misalnya, sebelum pemilu Februari apa yang harus dilakukan, setelah pemilu masuk Ramadan apa yang harus dilakukan, Presiden baru terpilih apa yang harus dilakukan,” terangnya.

Tommy juga menyebut, ada beberapa isu menarik dari hasil penjurian dan diskusi Best CEO tahun ini di mana munculnya CEO Non-Jakarta. Menurutnya, ini merupakan dampak dari digitalisasi di mana saat ini CEO di daerah sudah mengadopsi ilmu-ilmu digital. Banyak dari mereka juga yang sekolah ke luar negeri meskipun mereka tidak di Jakarta.

“Yang seru adalah ukuran bisnisnya bisa besar. Misalnya, revenue hotel di Jogja bisa sama dengan hotel di Jakarta. Jadi ada sebuah desentralisasi bisnis yang harus kita lihat bahwa CEO itu tidak harus serta merta dari Jakarta saja. Dari kota-kota kecil bisa muncul CEO yang bersinar memimpin bisnis yang kompleks,” ucap Tommy.

Sebelum memberikan penghargaan, SWA mengadakan sesi diskusi dengan tema ‘How Visionary CEO’s Steering towards the Path of Courageous Growth’ bersama tiga narasumber: Edison Manalu, CEO PT Mount Scopus Indonesia (The Harvest Group), Kany Virgo Soemantoro, President PT Nusa Selaras Indonesia (Nu Skin) Indonesia, Filipina, Malaysia & Brunei; dan Rizka Wahyu Romadhona, CEO & Founder PT Agrinesia Raya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *