EKuid dan Ilustrator Indonesia Buka Peluang Kreativitas untuk Generasi Muda

Uncategorized179 Dilihat

Eku.id, platform investasi yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Keputusan Nomor KEP-11/D.04/2022, telah melangkah ke depan dengan tekad mengubah paradigma perekonomian Indonesia. Eku.id kini secara resmi mendeklerasikan sebagai penyalur dana untuk berbagai sektor bisnis, termasuk industri kreatif, yang ingin mendapatkan pendanaan melalui efek (obligasi) maupun Securities CrowdFunding (SCF).

Hingga kini, menurut Bayu Aji Prakoso, Direktur Eku.id, pihaknya telah menggalang dana Securities CrowdFunding untuk 13 projek penerbit. “Untuk lima projek sudah dikembalikan nilai pendanaannya. Rata-rata nilai per projek Rp700 juta hingga Rp1 miliar. Sampai sekarang total projek yang didanai sekitar Rp10 miliar. Ada projek film, konser ilustrasi, desain dan industri kreatif lainnya. Sampai akhir tahun 2023, kami targetkan total dana SCF mencapai Rp15 miliar,” ujarnya.

Salah satu realisasi Eku.id dalam menitikberatkan pada industri kreatif antara lain merangkul generasi muda berbakat Indonesia dengan menggelar kompetisi pembuatan maskot. Diumumkan pada saat peresmian beroperasinya Eku.id pada Jum’at (22/09/2023), prakarsa sayembara pembuatan maskot Eku.id tidak sekadar mengenalkan diri sebagai platform investasi inovatif, tetapi juga sebagai penggerak kreativitas dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Bayu menyampaikan bahwa industri kreatif memiliki segmen yang sangat istimewa, menargetkan pasar yang khusus namun potensial. “Maskot adalah simbol bagi sebuah merek, sehingga penggelaran kompetisi ini bukan sekadar sayembara umum, namun memantapkan posisi Eku.id sebagai Securities CrowdFunding yang mendukung UMKM khususnya di industri kreatsif yang memang memiliki pasar dengan segmen khusus tetapi memiliki potensi besar,” jelasnya.

Kompetisi ini telah mengumpulkan 77 ilustrator berbakat dari berbagai penjuru Indonesia untuk menunjukkan keahlian mereka dalam menciptakan maskot yang akan mewakili Eku.id. Dalam sayembara ini, Eku.id bukan hanya mencari logo visual, tetapi juga mencari lambang yang menggambarkan semangat kreatifitas dan aspirasi kebangsaan.

Baca Juga  Pintu Beberkan Strategi Mengedukasi Pasar di Forum IBC 2023

Salah satu yang menjadikan sayembara ini istimewa adalah kehadiran Mohammad Taufiq (Emte), seorang ilustrator Indonesia yang dihormati dalam komunitas seni rupa. Emte membawa pengalaman dan wawasan seninya yang mendalam untuk memilih maskot yang paling cocok untuk mewakili nilai-nilai Eku.id. Bagi ilustrator muda yang berpartisipasi, inilah peluang langka untuk berinteraksi dengan seorang ahli sekaliber Emte dan mendapatkan pandangan berharga tentang seni.

Pada akhir sayembara, ketiga pemenang dipilih. Pemenang utama akan menerima hadiah Rp10 juta sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas mereka. Selain itu, kategori juara favorit juga diberikan, masing-masing dengan hadiah Rp2,5 juta. Tidak lupa, ada juara favorit investor yang turut memperoleh hadiah serupa sebagai pengakuan atas dukungan mereka terhadap ilustrator favorit.

Bayu menegaskan bahwa inisiatif Eku.id tidak hanya berhenti pada pemberian hadiah dan penghargaan. “Eku.id berupaya menciptakan platform yang mendukung ekosistem kreatif bangsa. Melalui sayembara ‘Bikinin Eku.id Maskot’, kami  memberikan penghormatan kepada para ilustrator berbakat Indonesia dan menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif, yang merupakan salah satu sektor yang penuh potensi dalam perekonomian Indonesia,” ungkap Bayu. Selain itu, sayembara ini  sebagai langkah untuk memperkenalkan investasi kepada generasi muda Indonesia. Ini adalah upaya nyata untuk membimbing mereka dalam memahami pentingnya berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik.

Salah satu keunggulan Eku.id dalam komitmennya mendukung industri kreatif adalah kemitraannya dengan PSM (Pesta Semalam Minggu). Sebuah projek dalam industri musik dan hiburan, membuktikan bahwa Eku.id adalah wadah yang memahami potensi besar dalam industri hiburan. Dalam tiga kesempatan terpisah, PSM sukses menggalang dana melalui crowdfunding, memberikan kesempatan bagi para pemodal untuk berpartisipasi dalam kesuksesan festival musik yang menarik 50 ribu penonton.

Baca Juga  BCA Raih Penghargaan “APAC Innovator of the Year” dari Qorus

Swa.co.id


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *