Aplikasi Lintas Bangsa Bidik Pengguna Ximply Mencapai 120 Ribu di 2024

Uncategorized216 Dilihat
PT Aplikasi Lintas Bangsa Meluncurkan Ximply di Jakarta pada Jumat, 22 September 2023. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

PT Aplikasi Lintas Bangsa (ALB) atau Ximply membidik jumlah pengunduh aplikasi Ximply sebanyak 120 ribu di 2024. Perusahaan ini juga menjajaki kemitraan dengan dua bank untuk memperluas kolaborasi bisnis di platform Ximply. Per September ini, ALB telah bermitra dengan  Bank OCBC NISP dan Bank UOB.

ALB pada Jumat pekan lalu meluncurkan Ximply sebagai aplikasi manajemen keuangan yang memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan pelacakan pengeluaran dan keuangan untuk segmen individu dan korporasi.

Aplikasi ini dirancang untuk memberikan solusi efisien dan mudah digunakan dalam pengelolaan keuangan yang cermat dan terorganisir. Ximply dapat digunakan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Fitur-fitur yang disediakan Ximply itu menyederhanakan proses pengelolaan keuangan dan memudahkan individu serta korporat untuk mengoptimalkan pengeluaran dan anggaran dana.”Kami meyakini manajemen keuangan itu pengelolaannya mudah untuk semua orang. Peluncuran Ximply adalah bukti komitmen kami untuk memberdayakan individu dan bisnis agar dapat mengambil kendali keuangan mereka dengan mudah,” ucap Stephen Lumenta, CEO dan CoFounder Ximply di sela-sela peluncuran Ximply di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

Pada kesempatan ini, Bony Fancius, Chief Innovation Officer Ximply, menyampaikan pihaknya menjajaki kerja sama dengan dua bank untuk menjalin kolaborasi bisnis dalam waktu dekat ini. “Kami pada semester kedua tahun ini menargetkan untuk menuntaskan kerja sama dengan dua bank ini,” ujar Bony. Penggiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dibidik untuk bekerjasama dengan perusahaan teknologi ini.

Beragam peluang kerja sama itu berpotensi untuk meningkatkan jumlah pengguna Ximply di masa mendatang. “Saat ini jumlah total pengguna Ximply dari segmen ritel dan korporat mencapai 12 ribu. Kami menargetkan jumlah pengguna Ximply mencapai 120 ribu di tahun 2024. Per September ini, kami sudah bekerjasama dengan dua bank, komunitas Business Owners Community, Sales Director Indonesia dan beberapa perusahaan, semisal Fresh Factory,” tutur Bony.

Baca Juga  Pabrik Neta China Mampu Produksi Mobil Listrik 125.000 Unit

Ximply diklaim memberikan kemudahan dalam pencatatan pengeluaran dan kontrol terhadap keuangan serta memudahkan karyawan dalam melakukan klaim reimbursement. Proses klaim yang panjang dapat dipersingkat. Fitur Ximply bisa memudahkan proses tersebut menjadi lebih efisien dan efektif, menghemat waktu dan biaya, serta tetap terkontrol sehingga memudahkan karyawan yang mengajukan klaim, tim finance yang memproses, dan manajemen.

Pengguna Ximply

Saat ini, Ximply bekerjasama dengan Bank OCBC NISP agar memudahkan para pengguna atau nasabah bank ini bertransaksi dan melakukan pembayaran. Cukup dengan melakukan pembukaan rekening kemudian melakukan account binding, pengguna dapat menggunakan rekeningnya sebagai sumber pembayaran tanpa meninggalkan aplikasi Ximply.

Altona Widjaja, Digital Channel & Solutions Division Head Bank OCBC NISP mengatakan saat ini, masyarakat membutuhkan layanan perbankan yang cepat, mudah diakses, dan dinamis. Ximply dan Bank OCBC NISP berkeinginan membangun ekosistem digital yang customer centric yang menyodorkan layanan perbankan yang memenuhi kebutuhan para nasabah. “Integrasi layanan perbankan dengan kemampuan perencanaan dan kontrol keuangan dalam satu platform, mendorong masyarakat untuk mengelola keuangan dengan lebih baik, agar bisa terus sehat secara finansial,” ujar Altona.

Ximply menghadirkan fitur member yang akan memudahkan dalam mengatur anggaran pengeluaran keluarga. Pengguna dapat mengundang kerabat dan dapat memantau pengeluaran yang dilakukan, tentunya dengan perizinan terlebih dahulu.

Mencatat pengeluaran tidak sulit dan menyedot energi dan waktu karena pengguna hanya perlu memotret struk dan dengan bantuan kecerdasan artifisial (AI/atrificiall intelligence), akan tercatat secara otomatis pengeluaran yang telah dilakukan. Pengguna Ximply, korporasi maupun personal, dapat melakukan penghematan karena seluruh pengguna dapat menikmati diskon dari merchant-merchant yang bekerja sama dengan Ximply.

Natalie Margaretha sebagai ibu rumah tangga dan entrepreneur mengatakan aplikasi Ximply memudahkan pencatatan struk-struk belanja karena hanya perlu scan saja, langsung tercatat di daftar pengeluaran dan begitu juga transaksi dengan melalui debit card OCBC NISP pun sudah langsung otomatis tercatat dalam Ximply. “Sehingga mudah mengkategorikan jenis pengeluarannya. Selain itu saya juga dapat mengajarkan anak-anak saya untuk dapat dengan mudah mengelola keuangannya lebih baik,” ucap Natalie.

Baca Juga  Konsumen Indonesia Lebih Intuitif dan Andalkan Konten dalam Berbelanja

Tak jauh berbeda, Andre Septiano, CFO Fresh Factory, menyampaikan Ximply memudahkan manajemen perusahaan untuk mengelola pengeluaran hingga lebih terkendali juga, sesuai dengan anggaran dana yang direncanakan. “Ximply memberikan kemudahan bagi karyawan dan juga tim finance di start-up company kami untuk memproses pencatatan pengeluaran menjadi otomatis dan real time, bahkan bagi board of director dapat memiliki visibilitas yang akurat dan real time dalam dashboard yang disediakan Ximply,” tuturnya.

Aplikasi ini tidak hanya memudahkan para pemilik bisnis untuk mengelola dan mengendalikan pengeluaran dengan efektif, tetapi juga sebagai platform bagi kami untuk mempromosikan bisnis melalui fitur merchant, sehingga berdampak pada peningkatan penjualan.

Selain itu Ximply menyediakan kartu korporat yang limitnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Apabila tim memerlukan budget tambahan, pengguna dapat melakukan request top up. Semua hal tersebut dapat dilakukan dalam satu dashboard dan dilengkapi dengan real time report.

Ximply menyediakan dashboard yang dapat mengatur bujet perjalanan dinas perusahaan dengan mudah, cepat, termonitor, dan update setiap waktu. Ke depannya, Ximply bisa dikembangkan lebih lanjut untuk menambah fitur perencanaan keuangan dari para praktisi perencana keuangan. “Kemungkinan penambahan fitur ini terbuka lebar, pastinya kami akan berinovasi untuk mengembangkan fitur-fitur di Ximply,” ucap Bony, Co-Founder Ximply yang meraih gelar S-1 dari program studi Teknologi Informasi di Binus University.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *