1.100 Perusahaan Berpartisipasi di Allpack dan Allprint 2023

Uncategorized158 Dilihat
Lebih dari 55% peserta Allpack dan Allprint 2023 adalah perusahaan dalam negeri. (Vina/SWA)

Industri pengemasan dan percetakan memiliki peran kunci dalam ekosistem bisnis global saat ini. Mereka tidak hanya memfasilitasi penyajian produk kepada pelanggan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi merek untuk membedakan diri dan berkomunikasi dengan audiens mereka.

Business Development Director of Indonesian Packaging Federation (IPF) Ariana Susanti mengatakan, perkembangan industri kemasan di dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya, terutama di kawasa Asia Pasifik.

Sementara nilai ekonomi di industri kemasan nasional disebut mencapai Rp120 triliun dengan volume perputaran bisnis yang tumbuh sekitar 4-6% per tahun. Nilai ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi di Tanah Air pasca berakhirnya kondisi pandemi Covid-19 dan perkembangan e-commerce.

“Di Indonesia, perkembangannya mengikuti industri penggunanya. Dalam hal ini yang terbesar adalah makanan dan minuman dengan porsi hampir 70%. Hadirnya e-commerce dan pascapandemi mengubah pola perilaku konsumen sehingga semua butuh pengemasan, seperti meningkatnya frozen food. Industri UMKM pun pengemasannya makin meningkat, terutama dengan adanya teknologi digital,” ujar Ariana dalam konferensi pers di Jakarta, (06/10/2023).

Melihat besarnya potensi tersebut, Krista Exhibitions kembali menggelar pameran AllPack dan AllPrint Indonesia 2023. Allpack tahun ini menjadi pameran internasional ke-22 dalam bidang teknologi pengolahan dan pengemasan makanan, minuman, biskuit, konfeksioneri, farmasi/obat-obatan, jamu, kosmetika, personal care, kecantikan, pertanian, oli/cairan/kimia, elektronika, pendingin, dan industri terkait lainnya.

Adapun AllPrint Indonesia 2023 merupakan pameran internasional ke-24 berbagai teknologi pencetakan, peralatan, dan suplai mesin. Kedua pameran ini akan digelar pada 11 – 14 Oktober 2023 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

CEO Krista Exhibitions Daud Salim menyampaikan, AllPack danAllPrint Indonesia 2023 tahun ini mengalami kenaikan angka peserta pameran sekitar 30% dari tahun sebelumnya dan akan menghubungkan lebih dari 1.100 perusahaan, di mana 200 perusahaan diantaranya adalah UMKM dan siap menarik lebih dari 35.000 pengunjung baik lokal maupun internasional.

Baca Juga  Ekspor Tembus US$500 Juta, Prospek Bisnis Obat Tradisional Menjanjikan

Peserta pameran tahun ini berasal dari 19 negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Korea Selatan, India, Jerman, Perancis, Italia, Tiongkok, Austria, India, Indonesia, Taiwan, Thailand, Inggris, Australia, Canada dan USA. “Lebih dari 55% pesertanya diikuti perusahaan dalam negeri,” kata Daud.

Kedua pameran ini diharapkan menjadi media komunikasi bagi para peserta, terlebih UMKM yang terlibat untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada konsumen secara luas. Pameran juga diharapkan menjadi sarana untuk mencari rekan bisnis, baik investor, supplier, distributor dan lainnya, serta untuk menemukan peluang dan investasi dalam bidang pengemasan dan percetakan.

“Target dari pameran AllPack Indonesia, AllPrint Indonesia 2023 adalah terjadinya transaksi bisnis antar peserta dan pengunjung lokal maupun internasional sehingga mereka dapat mengeksplorasi bisnis secara maksimal,” lanjut Daud.

Senada dengan Daud, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan bahwa berpartisipasi dalam pameran tersebut menjadi penting bagi para pelaku industri dalam negeri. Bahkan, Presiden Joko Widodo telah mendorong para pelaku bisnis untuk membuat kemasan yang dapat mempertahankan kualitas pangan tetap baik dalam jangka waktu yang panjang.

“Di 2023, nilai pasar percetakan kemasan global mencapai U$375 miliar dan diyakini akan tumbuh 8% hingga 2028 atau US$552 miliar. Dengan demikian, peran industri kemasan dan percetakan menjadi sangat krusial. Sebab, kedua industri ini menjadi bahan bakar untuk menggenjot industri yang terkait dengan pengemasan dan percetakan,” tutur Putu.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *